Kisi-Kisi Komputer Dan Jaringan Dasar Mid Semester Ganjil Tahun 2017-2018
By gayobunga - September 20, 2017
1. Sebutkan salah satu kelemahan Jaringan Komputer....
2. Routing terjadi di .....
3. Sebutkan Kelebihan dari Topologi Bus .....
4. Apa yang dimaksud dengan PAN ....
5. Fungsi dari ASCII ....
6. Berapa lapisan layer OSI ......
7. Kabel yang digunakan untuk menghubungkan arus listrik dari power supply ke motherboard adalah.......
8. Peer to peer merupakan jenis jaringan…..
2. Routing terjadi di .....
3. Sebutkan Kelebihan dari Topologi Bus .....
4. Apa yang dimaksud dengan PAN ....
5. Fungsi dari ASCII ....
6. Berapa lapisan layer OSI ......
7. Kabel yang digunakan untuk menghubungkan arus listrik dari power supply ke motherboard adalah.......
8. Peer to peer merupakan jenis jaringan…..
9 9. Protocol yang mengatur proses komunikasi data yang
dikembangkan oleh ISO adalah …..
1 10. Pengertian Switch adalah ....
11. Sebutkan Macam-macam Topologi Jaringan ....
1 12. Apa Kelebihan dari jaringan komputer ....
13. Mengatur paket data adalah proses ......
14. Lokasi seperti kampus, perkantoran dll. Cocok menggunakan jaringan apa …
15. Apa Kepanjangan dari WAN …
16. IPX adalah.....
17. Kepanjangan dari FTP adalah .....
18. Jelaskan apa yang dimaksud dengan TCP/IP …..
19. Topologi yang melingkar seperti donat adalah ....
20. Pelajari Tentang OSI, Jenis-jenis jaringan, Applicasi layer, Jenis-jenis jaringan...
Kisi-Kisi Perakitan Komputer.
Semester Genap (2) Kelas 10 TKJ/MM/RPL
Tahun Pelajaran 2016-2017.
2. Sebutkan Nama-nama Pin Panel Pada Komputer !
3. Jelaskan Proses Booting pada Komputer !
4. Apa Kepanjangan dari BIOS ?
5. Untuk Menyimpan hasil perubahan pada BIOS menggunakan tombol ?
6. Komponen PC dapat disetting melalui ......
7. Bunyi Beep 1x merupakan .....
8. Berapa Pin yang terdapat pada kabel data hard disk/DVD rom?
9. Pembuatan Partisi baru pada instalasi windows 7 dilakukan dengan menekan tombol ....
10. Proses untuk menghidupkan komputer sampai sistem operasi mengambil alih proses disebut ....
11. Upgrade komponen apa yang akan meningkatkan kinerja seluruh komponen PC ....
12. Alat-alat apa saja yang tidak dibutuhkan dalam perakitan komputer ....
13. Perintah yang digunakan untuk membagikan atau memberikan kapasitas pada sebuah hardisk adalah ....
14. Sebutkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan dalam merakit PC ....
15. Jelaskan Langkah-langkah dalam menginstal windows 7 dari awal sampai akhir .....
16. Bunyi Beep 5x merupakan ....
17. Sebutkan Kabel-kabel yang ada pada komponen Power Supply ....
18. Apa yang dimaksud dengan gambar dibawah ini!
19. Untuk Menyimpan hasil perubahan pada bios menggunakan tombol....
20. Memori komputer yang bersifat non volatile, kecuali .....
20. Memori komputer yang bersifat non volatile, kecuali .....
BIOS adalah singkatan dari Basic Input/Output System yang berfungsi untuk mengatur dan memeriksa fungsi dari hardware pada laptop ataupun komputer. Di dalam sistem BIOS ini terdapat konfigurasi dasar laptop diantaranya tanggal, waktu, konfigurasi HDD, konfigurasi proses booting, kinerja dan juga kestabilan kerja laptop. Jadi sebelum masuk ke Sistem Operasi laptop (misalnya Windows), laptop terlebih dahulu memeriksa dan membaca pengaturan dasar laptop. Andai HDD laptop mengalami kerusakan cukup parah, laptop biasanya tidak bisa memuat OS yang terinstal tapi akan langsung diarahkan ke menu BIOS laptop. American Megatrends/AMI, InsydeH20 dan Phoenix adalah beberapa contoh sistem BIOS yang banyak digunakan oleh vendor laptop yang beredar di Indonesia.
Contoh BIOS Menu
Masuk ke sistem BIOS diperlukan misalnya untuk melakukan proses booting melalui USB. Booting melalui USB flashdisk memiliki banyak tujuan, saya sendiri menggunakan fitur ini untuk mencoba ‘rasa’ beberapa distro OS Linux dengan memanfaatkan fitur Live USB.
Cara Masuk BIOS Laptop Asus
Dalam kondisi mati, tekan tombol Power laptop, segera setelah itu itu secepatnya tekan berulang-ulang tombol F2 sampai laptop menampilkan menu BIOS. “Tekan berulang-ulang” maksudnya adalah tekan-lepas-tekan-lepas-dan seterusnya dengan cepat tombol F2 pada keyboard. Jika metode itu tidak berhasil, kemungkinan Anda kurang cepat ketika menekan tombol F2 setelah memencet tombol Power, jadi silahkan ulangi lagi langkah di atas. Atau Anda bisa mencoba alternatif lain : Tekan dan tahan F2 baru kemudian pencet tombol Power laptop. Laptop Asus yang masih kosong atau DOS biasanya setelah Anda menekan F2 akan lansung tampil menu BIOS-nya.
Jika laptop sudah terisi sistem operasi, untuk masuk BIOS Anda mungkin akan sedikit kesulitan melakukannya, alternatifnya Anda bisa mencoba metode lain
Cara Masuk BIOS Laptop Lenovo
Dalam kondisi mati, pencet tombol Power lalu secepatnya tekan dan tahan tombol fn kemudian tekan berulang-ulang F2 pada keyboard. Atau bisa mencoba Tekan dan tahan dua tombol fn + F2 pada keyboard baru kemudian pencet tombol Power sampai menu BIOS muncul.
Cara Masuk BIOS Laptop Acer
Pencet tombol Power laptop Acer Anda, lalu secepatnya tekan tombol F2 berulang-ulang ATAU tekan dan tahan tombol F2 pada keyboard baru kemudian pencet tombol Power. Jangan lepaskan tombol F2 sampai menu BIOS muncul di Layar.
Cara Masuk BIOS Laptop HP
Tekat tombol Power lalu secepatnya tekan tombol F10 berulang-ulang sampai menu BIOS muncul ATAU tekan dan tahan tombol F10 baru kemudian pencet tombol Power. Untuk booting melalui USB atau DVD/CD ROM, tekan tombol F9 setelah memencet tombol Power. Alternatif lainnya pencet tombol ESC berulang-ulang segera setelah Anda memencet tombol Power, setelah itu baru tekan F10 untuk masuk BIOS atau F9 untuk booting melalui USB.
Cara Masuk BIOS Laptop Toshiba dan Dell
Dalam kondisi mati, tekan tombol Power laptop lalu secepatnya pencet berulang-ulang tombol F2 sampai menu BIOS muncul di layar ATAU tekan dan tahan tombol F2 baru kemudian pencet tombol Power. Tetap tekan dan tahan F2 sampai di layar laptop menampilkan menu BIOS.
BIOS (basic input / output system) adalah program mikroprosesor komputer pribadi yang menggunakan untuk mendapatkan sistem komputer dimulai setelah Anda menyalakannya. Ini juga mengelola aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat yang terpasang seperti hard disk, video adapter, keyboard, mouse dan printer.
BIOS merupakan bagian integral dari komputer Anda dan datang dengan itu ketika Anda membawanya pulang. (Sebaliknya, sistem operasi dapat baik pra-instal oleh produsen atau vendor atau dipasang oleh pengguna.) BIOS adalah program yang dibuat dapat diakses mikroprosesor pada programmable hanya membaca-memory (EPROM) chip yang bisa dihapus. Ketika Anda menghidupkan komputer Anda, mikroprosesor melewati kontrol ke program BIOS, yang selalu berada di tempat yang sama pada EPROM.
Ketika BIOS boot up (dijalankan) komputer Anda, pertama kali menentukan apakah semua lampiran berada di tempat dan operasional dan kemudian beban sistem operasi (atau bagian penting dari itu) menjadi akses acak komputer Anda memori (RAM) dari hard disk Anda atau disket drive.
Pada BIOS, operasi sistem serta aplikasi yang membebaskan dari keharusan untuk memahami rincian yang tepat (seperti alamat hardware) tentang perangkat input / output terpasang. Ketika rincian perubahan pada perangkat, program BIOS perlu diubah. Kadang-kadang perubahan BIOS ini dapat dilakukan selama pengaturan sistem Anda. Dalam kasus apapun, baik sistem operasi atau aplikasi yang Anda gunakan perlu diubah.
Meskipun BIOS secara teoritis sebagai perantara antara mikroprosesor dan informasi I / O kontrol perangkat dan aliran data, dalam beberapa kasus, BIOS dapat mengatur data yang mengalir langsung ke memori dari perangkat (seperti video card) yang membutuhkan aliran data yang lebih cepat untuk menjadi efektif.
Meskipun BIOS secara teoritis sebagai perantara antara mikroprosesor dan informasi I / O kontrol perangkat dan aliran data, dalam beberapa kasus, BIOS dapat mengatur data yang mengalir langsung ke memori dari perangkat (seperti video card) yang membutuhkan aliran data yang lebih cepat untuk menjadi efektif.
contoh tampilan BIOS :
1. AMI BIOS (American Megatrend Inc.)

2. PHOENIX BIOS


Power Supply adalah perangkat keras elektronika yang berfungsi sebagai sumber daya listrik bagi perangkat atau komponen lain, perangkat ini menyuplai listrik secara langsung dari sumber tegangan listrik ke perangkat atau komponen lainnya.
Power Supply atau biasa disingkat PSU, berguna sebagai sumber tegangan listrik pada komputer yang tugasnya menyuplai tegangan listrik secara langsung ke perangkat atau komponen elektronika yang membutuhkan tegangan listrik. Misalnya motherboard, harddisk, CD/DVD ROM, fan, dan lain-lain.
Power Supply harus mengubah tegangan Alternating Current (AC) menjadi Direct Current (DC), karena hardware komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC.
Fungsi Power Supply

Fungsi Power Supply pada komputer adalah sebagai perangkat keras yang memberikan atau menyuplai arus listrik yang sebelumnya diubah dari bentuk arus listrik yang berlawanan atau AC, menjadi arus listrik yang searah atau biasa disebut sebagai arus DC. Power supply menyuplai arus listrik DC yang dibutuhkan oleh perangkat keras di dalam komputer. Power supply juga memiliki konektor kabel yang masing-masing konektor kabel tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Selain fungsi tersebut, power supply juga mempunyai fungsi lain, yaitu sebagai penstabil aliran arus tegangan listrik. Sistem proteksi power suply ada 4 :
– Over Voltage Protection (OVP), yaitu melindungi power supply dari tegangan yang berlebihan
– Over Current Protection (OCP), yaitu mencegah kerusakan input dan output arus listrik yang tinggi
– Over Temperature Protection (OTP), yaitu melindungi suhu kerja PSU yang berlebihan
– Short Sircuit Protection (SSP), yaitu memproteksi PSU bila sewaktu-waktu terjadi short sircuit dibagian sekunder
Fungsi Power Supply Berdasarkan Beberapa Jenis Konektor :
Power Supply memiliki banyak konektor. Masing-masing dari konektor memiliki fungsi yang berbeda. Walaupun sebagian kabel memiliki tegangan listrik yang sama, tetapi setiap konektor telah dikelompokkan berdasarkan fungsinya. Ada beberapa tipe konektor dan fungsinya pada komputer, yaitu :
- ATX Power Connector (20 pin + 4 pin)

ATX 20/24 pin konektor digunakan untuk menghubungkan power supply unit (PSU) ke motherboard. Versi lama dari ATX motherboard masih menggunakan ATX 20 pin konektor, jika kita menggunakan motherboard yang terbaru sudah membutuhkan ATX 24 pin konektor. Konetktor ini terdiri dari 2 bagian, bagian pertama berjumlah 20 pin dan bagian kedua 4 pin. Jika kita menggunakan motherboard yang baru maka gabungkan antara 20 + 4 pin konektornya.
- AT Power Connector (12 pin)

Konektor ini digunakan untuk motherboard kelas Pentium II kebawah. Konektor yang memiliki 12 kabel ini dikelompokkan terpisah menjadi 2 bagian. Bagian pertama disebut Konektor P8 dan bagian kedua disebut P9. Masing-masing konektor memiliki 6 kabel. Untuk menghindari kesalahan dalam pemasangan, kita cukup mempertemukan konektor yang memiliki kabel hitam di tengah-tengah.
- Molex Connector

Konektor ini digunakan sumber tenaga bagi harddisk dan CD/DVD ROM. Terkadang sebagian produsen juga membuat fan atau kipas pendingin, lampu-lampu dan aksesoris lainnya menggunakan konektor ini. Konektor ini memiliki 4 kabel yang berbeda warna, yaitu Merah, Hitam dan Kuning. Setiap warna memiliki sumber tegangan yang berbeda-beda pula.
- Berg Connector

Merupakan konektor ukuran mini dari Molex. Konektor ini khusus digunakan untuk Floppy Drive atau pun eksternal audio card. Warna yang digunakan sama dengan molex connector, yaitu warna Kuning (+12V), Merah (+5V) dan Hitam (0V atau Ground). Karena penggunaan konektor ini jarang sekali, makanya pada setiap PSU hanya berjumlah 1 atau 2 paling banyak.
- ATX 12V (Intel) 4 Pin Connector

Konektor ini kebanyakan dipakai oleh para pengguna yang menggunakan Processor buatan Intel. Fungsi dari konektor ini adalah sebagai penyedia tenaga tambahan sebesar 12 V untuk Pentium 4 CPU. Jadi pada Pentium 4 kebawah, konektor ini tidak perlu digunakan. Sekarang sebagian AMD motherboard juga sudah menggunakan konektor ATX 12V ini.
- Pin PCI-EConnector

Konektor yang satu ini memang jarang ditemukan untuk semua PC. Biasanya orang yang menggunakan PSU ini adalah orang yang bekerja di bidang Multimedia khususnya Video. Karena konektor ini hanya digunakan sebagai penambah daya untuk video card yang menggunakan slot PCI Express. Jika kita menggunakan Video Card jenis ini, tentu saja kita harus memiliki PSU yang mendukung untuk konektor ini.
- SATA Power Connector

Konektor ini merupakan jenis terbaru yang biasa digunakan untuk power pada Harddisk SATA. Konektor ini disambungkan melalui Molex connector.
Fungsi Power Supply Berdasarkan Management Kabelnya :
Power Supply juga dibedakan berdasarkan management pemasangan kabelnya, yaitu power supply non-modular dan power supply modular. Secara populasi, power supply non-modular lebih banyak di jual di pasaran karena memang segmennya untuk kalangan kantong pas-pasan. Yang membedakan adalah management pemasangan kabelnya.
- Power Supply Non-Modular

Terlihat kabel dijadikan satu bundle dan keluar dari 1 lubang serta tidak bisa dilepas pasang, jadi jika ada kabel yg tidak digunakan maka kabel itu akan tetap menjuntai, dari segi kerapian memang agak menganggu dan tentunya juga mempengaruhi sirkulasi udara di casing.
- Power Supply Modular

Setiap kabel bisa dilepas pasang sesuai kebutuhan. Dengan demikian, managament kabel akan lebih mudah, otomatis kualitas sirkulasi di casing komputer juga akan ikut terbantu. Kekuranganya dari segi harga, pasti lebih mahal dari pada non-modular.
Jenis-Jenis Power Supply

Power Supply pada kebanyakan komputer saat ini terbagi menjadi dua jenis. Kedua jenis power supply tersebut adalah Power Supply Advanced Technology (AT) dan Power Supply Advanced Technology Extended (ATX).
- Power Supply Advanced Technology (AT)
Power Supply AT merupakan jenis power supply yang tergolong lawas. Pada masa kejayaannya, power supply jenis ini banyak digunakan oleh komputer Pentium II dan juga Pentium III. Meskipun kini sangat jarang ditemui, namun Power Supply AT sesungguhnya memiliki berbagai kelebihan. Power supply jenis ini memiliki kabel power yang terhubung ke motherboard yang terbagi menjadi dua, yaitu konektor P8 dan P9.
Resiko kesalahan pemasangan dengan menggunakan power supply jenis ini pun sangat sedikit, mengingat untuk pemasangannya dibutuhkan ketelitian tinggi. Kesalahan yang biasa terjadi saat pemasangan power supply adalah terbalik mengingat terdapat dua konektor penghubung. Untuk pemasangan yang benar anda harus memperhatikan kabel power warna hitam pada masing-masing konektor. Pasangkan tepat pada tengah-tegah sambungan untuk menghindari konsleting. Untuk mematikan Power Supply AT, anda harus menekan tombol power secara langsung mengingat power supply jenis ini terhubung secara langsung ke chasing computer.
Ciri-Ciri Power Supply AT :
– Tombol on/off bersifat manual
– Ketika Shutdown, untuk mematikan harus menekan tombol power pada CPU
– Kabel daya ke motherboard terdiri atas 2 x 6 pin
– Daya rata-rata di bawah 250Watt
- Power Supply Advanced Technology Extended (ATX)
Power supply jenis ini memiliki tampilan yang lebih simpel dibandingkan power supply sebelumnya. Untuk jenis power supply satu ini kabel konektor dengan motherboard sudah menjadi satu dengan jumlah total 20 pin. Oleh karena itu, Power Supply ATX sering juga disebut dengan ATX 20 pin.
Untuk pemasangannya sendiri, power supply jenis ini tergolong sangat mudah. Hal tersebut mengingat jika terjadi kesalahan dalam pemasangan maka port pada motherboard dengan konektor tidak akan menyatu. Hindari pemaksaan saat pemasangan karena dapat menebabkan kerusakan baik pada port maupun pada konektor. Kelebihan dari Power Supply ATX dibandingkan dengan AT adalah pada tombol powernya.
Untuk ATX 20 pin, sudah dilengkapi dengan auto shutdown yang berfungsi mematikan power supply ketika komputer dimatikan. Sehingga kita tidak perlu susah payah untuk menekan tombol power seperti pada Power Supply AT.
Ciri-Ciri Power Supply ATX :
– Ketika shutdown otomatis CPU mati
– Ada konektor tambahan power SATA
– Daya lebih besar untuk memenuhi standar komputasi saat ini
– Efisiensi lebih baik
A. Wireless Card PCI
Wireles card PCI (Peripheral Component Interconnect) merupakan perangkat wireles berbentuk card PCI yang dipakai dalam sebuah PC yang tidak memiliki perangkat embedded wireles di dalamnya. Perangkat ini dapat dipasang pada slot PCI yang terdapat pada computer. Kebanyakan perangkat ini memiliki jangkauan sinyal yang kecil sehingga kadang pengguna menambahkan perangkat antena tambahan untuk menambah kekuatan tangkap sinyal yang ada.
B. PCMCIA
PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association)merupakan perangkat yang banyak dijumpai pada laptop atau notebook jaman dulu yang belum memiliki perangkat wireless adapter terintegrasi seperti pada dewasa ini yang hampir semua notebook yang dijual memiliki perangkat wireles dengan harga yang murah (tergantung chipset yang digunakan). Sebenarnya card PCMCIA tidak hanya bisa digunakan pada netebook atau laptop saja, tetapi juga bisa di gunakan pada komputer desktop, tetapi untuk melakukan hal itu diperlukan suatu hardware baru yang diberi namaholder.
Perangkat ini banyak diperoleh di pasaran. Perangkat ini bersifat mobile karena dapat langsung dipasang pada slot USB (Universal Serial Bus), jadi kita tidak perlu membongkar komputer. Namun karena bentuknya yang terbilang kecil sehingga membuat daya tangkap perangkat ini lebih kecil dibandingkan dengan perangkat lain seperti Wireless card PCI.
- NIC bersifat FISIK
- NIC bersifat LOGIS
- NIC FISIK
Kartu NIC FISIK terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :
- Kartu NIC dengan Media jaringan yang spesifik (Media-Spesifik NIC) : yang membedakan kartu NIC menjadi beberapa jenis berdasarkan media jaringan yang digunakan. Contohnya adalah NIC Ethernet yang dapat berupa Twisted-Pair (UTP atau STP), Thinnet atau Thicknet atau bahkan tanpa kabel (Wireless Ethernet).
- Karut NIC dengan arsitektur jaringan yang spesifik (Architecture-Specific NIC) : yang membedakan kartu NIC menjadi beberapa janis, sesuai denga arsitektur jaringan yang digunakan. Contohnya adalah Ethernet, Token Ring, serta FDDI (Fiber Distributed Data Interface), yang kesemuanya itu menggunakan NIC yang berbeda-beda. Kartu NIC Ethernet dapat berupa Ethernet 10 Megabit/Detik, 100 Megabit/Detik, 1 Gigabit/ Detik atau 10 Gigabit/Detik.
Komputer dapat berkomunikasi dengan NIC dengan menggunakan beberapa metode, yaitu :
I/O yang dipetakan ke memory, direct memory access (DMA), atau memory yang digunakan bersama-sama. Sebuah aliran data paralel akan dikirimkan kepada kartu NIC dan disimpan terlebih dahulu didalam memory kartu sebelum dipaketkan menjadi beberapa frame, ini akan menambah header dan trailer terhadap data yang hendak dikirimkan, yang mengandung alamat, pensinyalan , atau informasi pengecekkan kesalahan, frame-frame tersebut akan kemudian diubah menjadi pulsa-pulsa elektronik (Voltase, khusus untuk kabel tembaga), pulsa-pulsa cahaya yang dimodulasikan (khusus untuk kabel Fiber Optic), atau Gelombang Mikro (jika menggunakan radio atau jaringan tanapa kabel). NIC yang berada dalam pihak penerima akan memproses sinyal yang diperoleh dalam bentuk terbalik, dan mengubah sinyal-sinyal tersebut ke dalam bentuk preangkat lunaka yang diinstallsikan dalam sistem operasi.
- NIC LOGIS










.jpg)




